Kesesakan yang harus diakhiri
Kenapa sih dia kudu muncul tiba2 d saat gue sudah mulai tuk melupakan segala sesuatunya..saat2 di mana kita selalu ada satu sama lainnya tuk saling menopang dan menghibur..di saat suka dan duka..hingga pada akhirnya dia pun berpihak akan keputusan yg bener2 bikin gue ancur berantakan..
Keputusan yang amat berat tentunya..Suatu janji yang gue buat haruslah gue tepati..Janji tuk melepaskannya…Janji tuk tak mengingat bahkan ku harus melupakan hal2 yang sudah terlewati begitu jauh..Sayang memang..Tapi gue ga mau badan dan pikiran gue ini digerogoti oleh kisah2 indahnya yang bagi dia justru membahagiakannya tetapi dia tak tahu kalau dia sedang menghancurkan pikiran dan perasaan gue perlahan2 tetapi pasti..Saat itu gue menyadari waktunya sudah genap bagi gue tuk menyelesaikan segala sesuatunya..
Hati gue terpecah menjadi dua kubu.di mana salah satunya gue merasakan gue seharusnya mempertahankannya walau konsekuensi yang gue dapet adalah: kesakitan dan kelelahan yang mungkin juga berujung 2 jalan,yang salah satunya:gue bisa merelakan atau gue akan terpuruk dgn situasi yg menyakitkan ato worst;Kubu sisanya gue merasakan gue memang harus melupakan dia tuk waktu jangka yang amat panjang yang tak pernah terlihat ujungnya..
Di satu masa di mana akhirnya gue memutuskan tuk melepaskan dia karena gue ga mau hidup dengan ketidakpastian yang entah di mana ujungnya..Keputusan yang terberat dalam hidup gue..ya..karena gue ingin hidup tenang tanpa mendengar namanya ataupun kehidupan pribadinya..
Gue pun sadari..Dia sanggup bertahan tanpa bantuanku..tanpa hidupku..tanpa pribadiku..Gue pun menyadari gue bukanlah ekstasi hidupnya..gue harus berhenti..Kulepas dia tuk temukan jalannya yang terindah tanpa diriku..
Ps:Maaf temanku..Gue ingin selalu yang terbaik buat lo..Gue ingin lo tetap bersamanya..Jangan kecewakan gue krn elo uda ambil keputusan itu..